Banyak orang mengira gagal bikin lontong hanya karena “cara masaknya kurang lama”. Padahal secara science, ada beberapa hal yang mempengaruhi hasil lontong. Apa saja itu?
Jenis beras yang dipakai
Memilih beras bukan hanya soal harga. Setiap jenis beras punya karakter yang berbeda. Kalau beras terlalu pera, lontong bisa kurang menyatu dan gampang pecah. Sebaliknya, kalau mudah lembek lontong bisa terasa basah, lengket, dan tidak punya gigitan yang enak
Cara mengisi beras
Saat lontong dimasak, beras akan menyerap air, mengembang, lalu membentuk struktur yang lebih lunak dan menyatu. Kalau beras terlalu penuh jadinya akan bantat dan keras. Sebaliknya, kalau terlalu sedikit maka penyerapan air terlalu banyak dan jadi lembek.
Lama rebus
Beras memerlukan suhu panas yang tepat agar membentuk struktur lontong yang tepat. Waktu rebus yang kurang lama membuat bagian tengah belum matang sempurna. Kalau terlalu lama dimasak juga membuat struktur beras hancur dan akibatnya lontong akan hancur dan lembek.
Bagi pedagang, lontong yang gagal akan memiliki dampak yang besar. Pembeli hanya perlu sekali kesan buruk untuk membuat mereka pindah ke penjual lain.
Lalu apa yang harus dilakukan?
Pertama, kontrol isi beras. Jangan mengisi terlalu penuh atau terlalu sedikit karena beras butuh ruang untuk penyerapan secara optimal.
Kedua, Pastikan lontong terendam dan waktu memasak cukup.
Ketiga, karena kualitas beras susah dipastikan sama, pertimbangkan menambahkan bahan khusus untuk membantu hasil lontong lebih kenyal dan stabil. Takar LTG 153 merupakan bahan yang dirancang secara khusus untuk membantu hasil lontong lebih kenyal dan stabil.
LTG 153 yang terbuat dari ekstrak tumbuh-tumbuhan ini juga dapat membantu hasil lontong lebih kering, sehingga umur simpan lontong bisa lebih lama.
“Tekstur lontong lebih padat dan kenyal.”mamahnatan
“Sudah dicoba hasilnya memang benar lebih kenyal dan lembut juga lebih awet tidak cepat basi”sutartiprasary
“Bagus! lontong saya hasilnya tahan lama, lebih enak juga”f*****2
Lontong yang lebih bagus, padat, dan tidak mudah hancur, bukan cuma untuk menghilangkan masalah gigitan dan komplain. Hasil lontong yang terlihat lebih rapi akan membuat tampilan masakan anda juga lebih menarik. Hal ini penting karena pelanggan biasanya kembali bukan hanya karena rasa lauknya, tetapi karena pengalaman makan secara keseluruhan.