Banyak produsen mie menambahkan telur dengan harapan hasil mie menjadi lebih kenyal, namun kenyataan di lapangan sering berbeda. Telur sudah ditambah, biaya produksi sudah naik, warna mie bahkan sudah terlihat lebih kuning, tetapi setelah direbus hasil mie masih kurang kenyal.
Apakah telur benar-benar membuat mie lebih kenyal? Ini Faktanya:
Putih Telur
Telur memang dapat membantu memperbaiki hasil mie, tetapi fungsinya perlu dipahami dengan tepat. Putih telur mengandung protein yang dapat membantu membentuk struktur tambahan pada mie sehingga secara teori bisa membantu meningkatkan kualitas mie.
Kuning Telur
Kuning telur menyumbangkan lemak dan pigmen yang dapat memberi warna dan rasa. Namun masalahnya lemak dan cairan yang terkandung pada telur akan menurunkan kekenyalan mie.
Telur sendiri bukan pengganti gluten, padahal gluten ini adalah penentu utama hasil kekenyalan mie, sehingga menambah telur tidak efektif dan akhirnya malah buang-buang uang.
Lalu bagaimana solusinya?
Cara terbaik membuat mie lebih kenyal adalah dengan memastikan kualitas dan memilih tepung yang sesuai, serta tambahkan bahan pembantu bila dirasa hasilnya masih kurang memuaskan. Contoh bahan pembantu yang sudah dipakai lebih dari 10.013 produsen mie yaitu menggunakan Takar NIP 257.
NIP 257 bekerja dengan cara memperkuat gluten sekaligus mampu meningkatkan kemampuan mie dalam mempertahankan cairan sehingga bisa memberikan hasil mie yang lebih kenyal, elastis, dan stabil.
“Barang sudah sampai, sudah dipakai, ternyata mie jadi kenyal.”amelgusni
“Mie jadi tidak gampang lengket dan tidak mudah putus.”ahmadrohibrohib
“Elastis, tidak mudah sobek. Kulit dimsum jadi mudah dibentuk dan tidak lengket.”cittracibuyemaulida