Seputar Gorengan

Jual Gorengan Sepi Padahal Harganya Sudah Lebih Murah? Ini 2 kesalahan fatal yang jarang disadari!

Ilustrasi mie lengket dan menggumpal di mangkuk

Ringkasan Cepat

Banyak yang berpikir makin murah jualan gorengan maka akan ramai. Masalahnya, banyak pedagang yang menerapkan cara tersebut dan tetap saja kalah dengan penjual lain yang kadang lebih mahal. Setidaknya ada 2 hal yang jadi penyebab strategi tersebut tidak berjalan

Banyak orang mengira jual gorengan pasti ramai selama harganya lebih murah. Akhirnya, yang dilakukan pertama kali adalah menurunkan harga. Padahal ada 2 hal yang menyebabkan jualan gorengan anda tidak dilirik pembeli.

01

Pembeli lebih memilih rasa daripada harga

Harga memang penting, tapi untuk makanan seperti gorengan, rasa sering lebih menentukan keputusan pembeli. Apakah rasanya enak? Apakah teksturnya kriuk? Banyak pembeli mau gorengan yang harganya sedikit lebih mahal selama rasanya enak dan kriuk.

Ilustrasi hasil gorengan yang disukai pembeli
02

Rasa & kualitas wajib selalu sama

Sadarkah anda bahwa pembeli tidak cuma menilai dari gigitan pertama? Mereka menilai dari setiap gigitan, dan ini berarti ketika besok mereka beli lagi mereka masih akan jadi hakim buat anda!

Ilustrasi penjual memastikan hasil gorengannya konsisten sesuai resep
Kepercayaan tidak muncul dari sekali makan, kepercayaan muncul karena pembeli mendapatkan pengalaman yang sama berkali-kali.

Coba lihat penjual gorengan yang ramai, belum tentu mereka paling murah. Kadang justru ada yang harganya sedikit lebih mahal tapi pembelinya tetap antre karena mereka percaya: “Disini gorengannya selalu enak.”

Lalu apa yang harus dilakukan?

Jawaban sederhananya tentu buat rasa yang enak dan selalu sama tiap harinya. Masalahnya hal ini tidak mudah dilakukan karena setidaknya ada 4 hal yang membuat hasil gorengan tidak bisa stabil.

Jika anda tertarik mempelajari apa saja 4 hal tersebut, anda bisa simak pembahasan kami yang berikutnya.