Seputar Gorengan

4 hal ini bikin hasil gorengan berubah-ubah setiap kali masak!

Ilustrasi hasil gorengan

Ringkasan Cepat

Banyak pedagang tidak sadar bahwa hal-hal sepele ini bisa membuat hasil gorengan tidak konsisten. Setidaknya ada 4 hal yang sering tidak diperhatikan dan dianggap remeh padahal ini bisa bikin gorengan jadi tidak stabil dan cepat melempem.

Kalau dari artikel sebelumnya kita sudah tahu bahwa yang mengubah pembeli jadi pelanggan setia adalah rasa yang enak dan konsisten, hari ini kita akan membahas kenapa banyak pedagang yang susah sekali mendapatkan hasil gorengan yang konsisten. Setidaknya ada 4 hal yang tidak disadari tapi bisa bikin hasil gorengan jadi jelek.

01

Bumbu Diracik Berdasarkan Feeling

Ok, mungkin anda punya resep seperti bumbu A sekian sendok. Masalahnya, tahukah anda bahwa ukuran sendok tiap pabrik bisa berbeda? Belum lagi kalau tinggi/rata-nya berbeda, alhasil rasanya juga akan berbeda. Bagaimana kalau anda dibantu oleh orang lain? Kalau tangan yang meracik berbeda, rasa bakal berubah.

Ilustrasi bikin gorengan hanya dengan feeling
02

Kekentalan Adonan

Selain bumbu, takaran air yang dipakai juga jarang sekali dipastikan sama. Adonan yang terlalu encer/kental akan membuat proses penggorengan dan penyerapan minyak yang berbeda. Akibatnya? Tentu hasil kriuk yang berbeda dan rasa yang mungkin berbeda juga.

Ilustrasi penjual adonan gorengan
03

Cara Goreng

Hasil gorengan yang bagus tidak cuma perlu banyak minyak, tapi juga membutuhkan suhu panas minyak yang tepat dan kualitas minyak yang masih bagus. Makin banyak atau sedikit minyak yang dipakai tentu menghasilkan suhu panas yang berbeda, dan suhu panas yang tidak tepat bikin hasil gorengan kadang tidak kriuk, kadang gosong, dan kadang cepat melempem serta berminyak dimulut.

Minyak yang sudah terlalu lama dipakai, gelap, atau banyak remah gosong bisa merusak rasa gorengan. Pembeli mungkin tidak tahu penyebabnya, tapi mereka bisa merasakan hasilnya: gorengan terasa pahit, memiliki aftertaste yang tidak enak, atau bahkan terasa tengik dan cepat melempem.

Ilustrasi cara memasak gorengan
04

Kualitas Tepung

Banyak pedagang merasa aman karena selalu pakai tepung dengan merk yang sama. Tahukah anda bahwa karakter tepung bisa berubah-ubah walau merknya sama?

Tepung terbuat dari tumbuh-tumbuhan, dan hasil alam tidak bisa selalu sama setiap Waktu. Penelitian menunjuukkan perubahan kecil seperti kadar air dari bahan dasar akan mempengaruhi hasil kadar protein dan rantai pati dari tepung. Hasil akhirnya? Tentu perubahan pada seberapa kriuk gorengan anda.

Ilustrasi penjual memastikan hasil gorengannya konsisten sesuai resep

Lalu bagaimana solusinya?

Pertama, standarkan resep dan selalu timbang semua bahan (termasuk air) berdasarkan berat. Merepotkan? Tentu, tapi ini cara yang wajib diterapkan agar hasil gorengan konsisten!

Kedua, kontrol minyak dan suhu. Kalau masih kesusahan mengontrol suhu panas minyak, setidaknya anda bisa memastikan minyak yang dipakai dalam kondisi baik. Ganti minyak yang sudah terlalu gelap, saring remah-remah yang tidak terpakai, dan jangan terus menerus menyalakan kompor saat tidak menggoreng.

Ketiga, pertimbangkan menggunakan bahan pendukung. Kita tidak tahu seberapa stabil kualitas tepung yang dipakai, oleh karena itu menambahkan bahan pendukung akan jadi solusi cerdas untuk hasil gorengan yang lebih stabil.

hasil jual gorengan yang diharapkan

Mungkin anda pernah dengar ada beberapa bahan pendukung yang katanya bisa membuat gorengan lebih kriuk, masalahnya apa benar dia bekerja dengan cara meningkatkan kualitas tepung agar hasil gorengan lebih bagus? Ada bahan yang bekerja seperti itu dan tentu ada juga yang sebenarnya tidak cocok tapi dipercaya orang-orang karena kebetulan memberi hasil karena kondisi tepungnya sedang bagus.

Jika anda tertarik mempelajari mana bahan yang paling cocok untuk gorengan, anda bisa simak pembahasan kami yang berikutnya. Jika anda sudah tidak sabar dan butuh jawaban instan, anda bisa konsultasikan hal ini dengan tim kami.